Hubungan Mental Health Literacy dengan Sikap Mencari Bantuan Profesional Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.66749/hkd3zm45Keywords:
Mental Health Literacy, Sikap mencari bantuan profesional, MahasiswaAbstract
Permasalahan kesehatan mental pada mahasiswa masih menjadi perhatian karena tekanan akademik dan sosial yang dialami mahasiswa tidak selalu diikuti dengan sikap positif untuk mencari bantuan profesional. Hal ini dapat terjadi karena rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan mental serta masih adanya hambatan stigma dalam memanfaatkan layanan psikologis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah hubungan antara mental health literacy dengan sikap mencari bantuan profesional pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dua instrumen yaitu skala mental health literacy dan skala sikap mencari bantuan profesional yang disebar menggunakan Google Form. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara mental health literacy dengan sikap mencari bantuan profesional pada mahasiswa, dengan nilai koefisien korelasi (Pearson's r) sebesar 0,555 dan nilai signifikansi p < 0,001, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi mental health literacy, maka semakin positif sikap mencari bantuan profesional pada mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan literasi kesehatan mental agar mampu mengenali permasalahan psikologis serta lebih terbuka dalam mencari bantuan profesional ketika dibutuhkan.
Downloads
References
Adiningtyas, A. (2024). Hubungan literasi kesehatan mental dengan intensi mencari bantuan (pp. 1–9).
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Ali, M., Zakiah, E., Akbar, Z., Nugroho, P. A., Khofifah, K. N., & Khoiruningrum, L. (2024). Literasi kesehatan mental, strategi coping terhadap perilaku mencari bantuan pada remaja. PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, 36(1), 24–39. https://doi.org/10.21009/parameter.361.02
Ardiansyah, S., Tribakti, I., Suprapto, Y., Febriani, I., Saripah, E., Kuntoadi, G. B., & Akhriansyah, M. (2023). Kesehatan mental. PT Global Eksekutif Teknologi.
Auliah, S. S., Umar, M. F. R., & Saudi, A. N. A. (2025). Stigma gangguan mental dengan sikap mencari bantuan profesional: Studi korelasional masyarakat di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 5(2), 594–601. https://doi.org/10.56326/jpk.v5i2.7100
Azedarach, M. R. (2022). Hubungan literasi kesehatan mental dengan intensi mencari bantuan pada mahasiswa (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). https://www.lib.unair.ac.id
Comer, R. J., & Comer, J. S. (2021). Abnormal psychology (11th ed.). Worth Publishers.
Djaali. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif. Bumi Aksara.
Fadhia, & Alfian. (2025). Hubungan konformitas norma gender maskulin terhadap sikap mencari bantuan psikologis profesional pada laki-laki usia emerging adulthood dimoderasi oleh kecerdasan emosional (Repository Universitas Airlangga). http://repository.unair.ac.id
Falasifah, M., & Syafitri, D. U. (2021). Literasi kesehatan mental dan stigma publik sebagai prediktor sikap terhadap bantuan psikologis pada mahasantri. Jurnal Ilmu Perilaku, 5(2), 159–173. https://doi.org/10.25077/jip.5.2.159-173.2021
Farenza, D. N., Masrifah, M., & Wahyuni, H. (2025). Peran mental health literacy terhadap perilaku help seeking pada mahasiswa: Kajian literatur. Prosiding Seminar Nasional Psikologi, 10.
Fischer, E. H., & Farina, A. (1995). Attitudes toward seeking professional psychological help: A shortened form and considerations for research. Journal of College Student Development, 36(4), 368–373.
Fischer, E. H., & Turner, J. L. (1970). Orientations to seeking professional help: Development and research utility of an attitude scale. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 35(1), 79–90.
Gani, A., Kusumawaty, I., & Yunike, Y. (2023). Literasi kesehatan mental di institusi kesehatan. Journal of Telenursing, 5(1), 670–676. https://doi.org/10.31539/joting.v5i1.5831
Hasibuan, S. B., & Indriani, F. (2023). Hubungan literasi kesehatan mental dengan sikap mencari bantuan profesional psikologi pada mahasiswa FKM UIN Sumatera Utara. Jurnal Psikologi Konseling, 15(2), 358–367.
Hernawati, L. (2022). Gambaran penyebab mahasiswa enggan mencari bantuan profesional di masa pandemi Covid-19. Psikodimensia, 21(2), 198–205. https://doi.org/10.24167/psidim.v21i2.4764
Jorm, A. F., Korten, A. E., Jacomb, P. A., et al. (1997). Mental health literacy: A survey of the public’s ability to recognise mental disorders. Medical Journal of Australia, 166, 182–186. https://doi.org/10.5694/j.1326-5377.1997.tb140071.x
Jorm, A. F. (2025). Refining the concept of mental health literacy: Criteria for determining what the public needs to know. In M. C. Yzer & J. T. Siegel (Eds.), The handbook of mental health communication. Wiley. https://doi.org/10.1002/9781394179909.ch11
Meriana, T. (2025). Fenomena kesehatan mental mahasiswa di tahun 2025. Syntax Idea, 7(9), 1102–1112. https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v7i9.13548
Mumtaz, N. S., Rochim, D. F., & Caturjuniandri, M. T. (2021). Psyclub: A psychology-based extracurricular to improve mental health literacy. Psycho Holistic, 3(1), 23–33.
Nafiroh, L. (2023). Peran stigma diri dan kepercayaan kepada tenaga profesional terhadap sikap mencari bantuan (Doctoral dissertation). Universitas Islam Sultan Agung.
Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. (2021). Abnormal psychology in a changing world (11th ed.). Pearson.
Novianty, A., & Hadjam, M. N. R. (2017). Literasi kesehatan mental dan sikap komunitas sebagai prediktor pencarian pertolongan formal. Jurnal Psikologi, 44(1), 50–65. https://doi.org/10.22146/jpsi.22988
Rahmi, K. H. (2024). Teachers’ mental health and well-being in education. Multidisciplinary Reviews, 7(12), 2024301. https://doi.org/10.31893/multirev.2024301
Riyanto, S., & Hatmawan, A. A. (2020). Metode riset penelitian kuantitatif. Deepublish.
Septiana, N. Z., Istiqomah, N., & Rahayu, D. S. (2024). Literasi kesehatan mental dan resiliensi sosial pada remaja. Nusantara of Research, 11(1), 81–91. https://doi.org/10.29407/nor.v11i1.21610
Setyaningrum, F. A., & Asyanti, S. (2023). Perilaku mencari bantuan ditinjau dari literasi kesehatan mental. Epigram, 20(2), 244–263. https://doi.org/10.32722/epi.v20i2.6405
Siswanti, D. N., & Rifani, R. (2022). Pengaruh literasi kesehatan mental terhadap sikap remaja mencari bantuan profesional. Jurnal LP2M UNM, 708–722.
Srideswari Putri, I. D. A., & Wilani, N. M. A. (2023). Peran literasi kesehatan mental terhadap sikap mencari bantuan profesional. Jurnal RAP, 13(2), 166. https://doi.org/10.24036/rapun.v13i2.119029
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Whitbourne, S. K. (2020). Abnormal psychology: Clinical perspectives on psychological disorders (9th ed.). McGraw-Hill Education.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Nuriah, Kus Hanna Rahmi, Sarita Candra Merida (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










