Penyebaran Informasi Keagamaan dan Potensi Oversharing dalam Komunikasi Digital Kelompok Majelis Ta'lim Amal Mulia

Authors

  • Santoso Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Najmi Malikah Rizal Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Marsya Citra Nadiva Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Maghfirah Febrita Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Alfara Nafisha Universitas Muhammadiyah Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.66749/a4dygd76

Keywords:

Penyebaran informasi keagamaan, Komunikasi digital, Oversharing informasi, Majelis ta’lim, Literasi digital

Abstract

Teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, termasuk komunitas keagamaan. Aplikasi pesan instan seperti WhatsApp memungkinkan penyebaran informasi keagamaan lebih cepat dan luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola penyebaran informasi keagamaan dan menganalisis kemungkinan munculnya perilaku oversharing dalam komunikasi digital di kelompok Majelis Ta'lim Amal Mulia. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif, yang melibatkan penggunaan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grup WhatsApp adalah media utama untuk menyebarkan konten keagamaan, termasuk materi tahsin, video dakwah, program tilawah, dan informasi tentang kegiatan majelis. Aktivitas berbagi informasi meningkatkan hubungan sosial antara anggota kelompok dan memungkinkan komunikasi dan koordinasi. Selain itu, keterbukaan komunikasi dan intensitas pertukaran informasi menunjukkan bahwa komunikasi digital kelompok dapat berpotensi memunculkan perilaku oversharing. Namun, penelitian tidak menemukan adanya penyebaran informasi hoaks maupun dampak negative yang signifikan akibat aktivitas berbagi informasi tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi digital sangat penting untuk menjaga kualitas informasi dan komunikasi yang efektif dalam komunitas keagamaan yang berbasis digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, M. S., Salma, A. N., Parsono, S., Ali, A., & Widyaningrum, S. Y. (2025). Strengthening Digital Islamic Activism: Virtual Ethnography of Bandung Hijrah Youth's WhatsApp Engagement. Jurnal Studi Komunikasi, 9(1), 17–28. https://doi.org/10.25139/jsk.v9i1.9372

Ahmad Syukri, Mugiyono, Nur, S. M., Hasanah, U., & Hayati, S. (2025). Oversharing di Media Sosial dalam Perspektif Hadis. Ta'wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam, 6(2).

Ahsya, R. A., Hadisaputra, Ahmad, N., Winardi, D., Wirayudha, P., Rendi, & Nur, A. A. (2025). Etika Informasi Digital dalam Grup WhatsApp Keluarga: Praktik Tabayyun di Kalangan Mahasiswa Muslim di Indonesia. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 11(1). https://doi.org/10.55102/alyasini.v11i1.7234

Al Azis, M. R., & Irwansyah, I. (2021). Fenomena self-disclosure dalam penggunaan platform media sosial. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Bisnis, 3(1), 120–130.

Amirudin, Suyono, Soeprijanto, & Hudri. (2025). Digital Religious Literature and Its Role in Shaping Religious Moderation among Indonesian University Students. Jurnal Lektur Keagamaan, 23(2). https://doi.org/10.31291/jlka.v23i2

Brammer, S. E., Punyanunt-Carter, N. M., & Duffee, R. S. (2022). Oversharing on social networking sites: A contemporary communication phenomenon. Computers in Human Behavior Reports, 8, 100236. https://doi.org/10.1016/j.chbr.2022.100236

Camilla, N., & Wardhana, K. E. (2025). Risiko Oversharing dan Dampaknya terhadap Privasi Pengguna di Media Sosial. Nusantara Education and Innovation Journal, 2(1), 15–26. https://doi.org/10.64093/novara.v2i1.477

Dary, D. W., Saputra, S., & Setiawan, M. A. (2025). Fenomena Oversharing dalam Komunikasi Gen Z di Media Sosial. EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 5(4), 1322–1328.

Garimella, K., Cintaqia, P., Rojas-Constain, J. J., Nayak, B. K., & Vashistha, A. (2025). Global Patterns of Viral Content on WhatsApp. Proceedings of the International AAAI Conference on Web and Social Media, 19(1), 586–601. https://doi.org/10.1609/icwsm.v19i1.35833

Gupita, R. (2024). Tackling the Problem of Personal Data Oversharing on Social Networking Sites (SNS) and Its Misuse in Indonesia. The Public Sphere: Journal of Public Policy, 12(1). https://doi.org/10.31219/osf.io/87rg3

Idris, M. A. (2025). A Systematic Review of Digital Da'wah Literacy Challenges in Islamic Communication. Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah). https://doi.org/10.15575/anida.v26i1.54875

Mahfud, M., Mahdavi, L., & Karimi, R. (2025). Countering Digital Fitna: An Empirical Study on Hoax-Detection and Islamic Digital Literacy Among Online Muslim Communities. Islamic Studies in the World, 2(4). https://doi.org/10.70177/isw.v2i4.2690

Mu’arif, F. A., & Priyatmono, B. (2025). Motivasi dari sudut pandang teori hirarki kebutuhan Maslow. Journal Central Publisher, 3(3), 3372–3377. https://doi.org/10.60145/jcp.v3i3.379

Nasrullah, R. (2023). Literasi Digital: Perspektif, Teori, dan Praktik.

Nida, K. (2025). Mengatasi Dampak Buruk Oversharing di Media Sosial Menurut Al-Qur'an. Journal of Social Computer and Religiosity, 3(1). https://doi.org/10.21093/score.v3i1.11754

Nugraha, A. S., Huda, S., Anam, K., Syarifuddin, A. P., & Hidayah, T. (2025). Cyber Religion as a Digital Learning Alternative: Perceptions and Practices of Islamic Studies Students at Muhammadiyah University of Surabaya. Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1). https://doi.org/10.21274/taalum.2025.13.1.20-31

Ratri, S. Y., & Aviyanti, L. (2025). Unlocking Digital Literacy in Indonesia: Insights from the Use of Social Media Platforms. Jurnal Prima Edukasia, 13(1). https://doi.org/10.21831/jpe.v13i1.83433

Ridwan, N., & Hamdanah. (2025). The Effectiveness of WhatsApp as an Assessment Platform in Qur'an and Hadith Learning at Islamic Junior High Schools. Journal of Communication and Education Studies, 1(1).

Rohmawati, S., Zulkifli, & Hakiem, N. (2024). Mediatization and Hypermediation in Digital Religion and the Transformation of Indonesian Muslim Religious Practices through Social Media Usage. Jurnal Sosiologi Agama, 18(2). https://doi.org/10.14421/jsa.2024.182-01

Sanityastuti, M., Virga, R. L., & Zahra, L. (2025). Understanding Digital Literacy in Religious Content on Social Media. Profetik: Jurnal Komunikasi, 17(1). https://doi.org/10.14421/pjk.v17i1.3062

Shabahang, R., Shim, H., Aruguete, M. S., & Zsila, Á. (2024). Oversharing on social media: Anxiety, attention-seeking, and social media addiction predict the breadth and depth of sharing. Psychological Reports, 127(2), 513–530. https://doi.org/10.1177/00332941221122861

Suwandi, A. T., & Safitri, Y. (2025). The Influence of Digital Literacy on False Information: A Study of WhatsApp Users in Jakarta, Indonesia. In Proceedings of the 19th International Conference on Ubiquitous Information Management and Communication (IMCOM 2025) (pp. 1–6). IEEE.

Syarifuddin, M., dkk. (2024). Tabayyun Digital: Penguatan Literasi Digital Berbasis Nilai Islam dalam Menangkal Hoaks Keagamaan.

Umami, S., Andayani, D., & Wulandari, A. H. (2025). Peran literasi digital dalam memfilter informasi keagamaan hoaks di lingkungan Universitas Teknologi Mataram. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(02). https://doi.org/10.70294/juperan.v4i02.1077

Wirawan, & Sukandar. (2024). Transforming WhatsApp and Zoom into Religious Space: A Digital Ethnography of an Online Meditation Community in Indonesia.

Downloads

Published

2026-05-30