Tren Berkain sebagai Resolusi Kultural Gen Z di Tengah Dominasi Budaya K-Pop
DOI:
https://doi.org/10.66749/gtjf4018Keywords:
Tren berkain, K-Pop, Generasi Z, Risiko kultural, Adaptasi budayaAbstract
Era globalisasi membawa pengaruh besar dari budaya populer Korea (K-Pop) terhadap gaya hidup Generasi Z (Gen Z) di Indonesia, yang kemudian memicu munculnya risiko kultural dan stigma sosial di masyarakat terkait lunturnya rasa nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi adaptasi Gen Z dalam merespons dominasi budaya K-Pop melalui tren gaya berpakaian "berkain" guna mempertahankan identitas budaya lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumentasi terhadap kelompok Gen Z, baik penggemar K-Pop maupun non-penggemar, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen Z tidak sekadar menjadi konsumen budaya global yang pasif dan kehilangan identitas kulturalnya. Praktik memadukan kain tradisional, seperti batik, dengan gaya busana kasual modern ala idola K-Pop sebagai strategi adaptasi dan resolusi kultural. Inovasi ini membuktikan bahwa generasi muda mampu merespons stigma masyarakat dengan cara mengintegrasikan unsur global dan lokal secara dinamis, sehingga kegemaran terhadap budaya pop luar dapat berjalan beriringan dengan pelestarian warisan budaya Indonesia.
Downloads
References
Alfiyanti, N. L., Tamara, R. N. F., Ailsa, W., & Ediyono, S. (2025). Menggeser Tradisi: Pengaruh Korean Style terhadap Ketertarikan Generasi Muda pada Warisan Batik. (27(2)). https://doi.org/https://journals.usm.ac.id/index.php/jdsb/article/view/11364.
Auziq, W. R., Lestari, N. A., & Septianingrum, C. (2023). Pengaruh Budaya K-Pop Pada Remaja Di Surabaya. Prosiding Seminar Nasional UNESA, 631–642.
Beck, U. (2015). Masyarakat Resiko Menuju Modernitas Baru. Kreasi Wacana.
Deviani, N., & Nirmala, A. (2025). Gerakan berbatik ke berkain: Transformasi sosial tren berpakaian generasi Z (Studi pada mahasiswa FISH UNJ). BIMALA: Basis Invensi Analitik Mahasiswa Sosiologi, 2(1). https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/366/240
Djumaty, B. L., Primawati, N. H., Ahmadin., Afifah, I., Dey, N. P. H., Tubagus, S., Salim, K., Tambunan, A. A., Wijaya, M. H. D., Amruddin Yudawisastra, H. G. (2025). . . (2025). Pengantar Sosiologi Konsep dan Praktik. Widina Media Utama.
Fatimah, F., & Rahma, S. A. (2025). Pengaruh budaya pop global terhadap nilai dan identitas generasi Z pada masa kini. Cendikia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 5(1), 273–. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/cendikia.v5i1.3526
Hidayati, D. A., Fitrian, S. D. R., & Habibah, S. (2022). Realitas Sosial Remaja Penggemar Budaya Korea (K-POP) di Bandar Lampung. 4(2). https://resiprokal.unram.ac.id/index.php/RESIPROKAL/article/view/208
Illu, W. (2025). Metode Penelitian Kuantitatif Fenomenologi Konsistensi Teori dan Praktik. Penerbit ANDI. https://www.google.co.id/books/edition/Metodologi_Penelitian_Kualitatif_Fenomen/sA2WEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=kualitatif+fenomenologi&pg=PA221&printsec=frontcover%0A
Kusvanti, P., Ashari, A. P. R., & Izzah, A. N. (2023). Pandangan Ulrich Beck Tentan Risiko dan Ketidakpastian yang Dialami Oleh Masyarakat Modern. 23(1). https://doi.org/https://doi.org/10.35965/eco.v23i1.2495
Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/historis.v6i1.4075
Nahawan, R. S. (2025). Krisis identitas generasi muda Indonesia. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3, 1893–19. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index
Nurhaliza, et al. (2025). Fanatisme Penggemar K-Pop dan Perilaku Konsumtif dalam Komunitas NCTzen Palembang. E-SOSPOL, 12(2), 319–341. https://doi.org/https://doi.org/10.19184/e-sospol.v12i2.53787
Putri, A. S. H., Herrizona, F. P., & Kurniawan, N. K. P. (2024). Pengaruh Tren Mode Berkain pada Generazi Z terhadap Upaya Revitalisasi dan Aktualisasi Identitas Budaya dalam Perspektif Etika. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(14), 243–252. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.13374012
Putri, H. J., & Murhayati, S. (2025). Metode Pengumpulan Data Kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.27063
Rahmani, D. A., Murhayati, S., & Kholis, I. (2025). Analisis data kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13037–13048. https://doi.org/Https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.27030
Santoso, S., Kusnanto, E., & Saputra, M. R. (2022). Perbandingan metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif dan kuantitatif serta aplikasinya dalam penelitian akuntansi interpretatif. Optimal: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 2(3), 351–360. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/optimal.v4i3.4457
Saputri, M. E., Ningtias, I. C. K., & Holida, N. (2023). Ketidakpastian dan risiko yang dialami masyarakat di era modernisasi. Jurnal Insan Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(2), 131–144. https://doi.org/https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v1i2.261
Shafwa, A. F., & Sudrajat, A. (2023). Analisis Modernisasi Budaya K-Pop Terhadap Kehidupan Sosial Mahasiswa Kota Surabaya. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2), 184–191. https://doi.org/https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i4.5999
Widianti, F. D. (2022). Dampak Globalisasi di Indonesia. JISIP (Jurnal Inovasi Sektor Publik), 2(1), 73–95. https://doi.org/https://doi.org/10.38156/jisp.v2i1.122
Yahyaddin, M., Iqbal, M., Pratama, H. F., Hazisma, L. S., Kurniawan, A., Fadhela, R., & Ramadhanty, U. (2025). Determinants of success Candi Bumi Ayu festival of Pali Regency. Journal of Tourism and Creativity, 9(1). https://jtc.jurnal.unej.ac.id/
Zahra, A. R., Juhar, A. A. S., & Firmansyah, M. F. (2024). Fenomena Lifestyle Gen Z yang Merujuk Kepada Budaya Korea Selatan. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS), (Vol. 3, pp. 958-965). https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/sniis/article/view/3860/1167%0A
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farah Tazkiya Aulia, Khatarika Syfa salsabila, Fiditia Anoramanda, Albert Guntoro (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










