Peran Indonesia Mewujudkan Perdamaian Afganistan: Studi Literatur Pemberdayaan Hak Belajar Perempuan Afganistan Melalui Pemberian Beasiswa

Authors

  • Regan Danish Heryanto Universitas Brawijaya Author
  • M. Rifqi Rabihyadi Universitas Brawijaya Author
  • Kalila Hijriyati Arlina Universitas Brawijaya Author
  • Sitti Thahira Poetry Tanrere Universitas Brawijaya Author
  • Hazela Ramadhani Universitas Brawijaya Author
  • Laksmi Saqeena Ridho Universitas Brawijaya Author
  • Kamila Syafa Khumaira Universitas Brawijaya Author

DOI:

https://doi.org/10.66749/j0t9be24

Keywords:

Beasiswa, Islam rahmatan lil'alamin, Soft power diplomacy, Hak pendidikan perempuan, Afganistan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis pendidikan di Afganistan pasca kembalinya kekuasaan Taliban pada 15 Agustus 2021 yang menyebabkan sekitar 2,2 juta remaja putri kehilangan akses sekolah. Sebagai negara Muslim demokratis, Indonesia berkomitmen memperjuangkan hak belajar perempuan Afganistan melalui diplomasi pendidikan yang berlandaskan pada mandat konstitusi UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi program beasiswa oleh pemerintah Indonesia sebagai instrumen soft power diplomacy. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan strategi diplomasi yang terintegrasi melalui pemberian beasiswa berjenjang seperti Beasiswa KNB, TIAS, serta kuota khusus di UIII, UNEJ, dan UMY, fasilitasi dialog keagamaan melalui jaringan Nahdlatul Ulama, serta mediasi di forum multilateral seperti OKI. Pendekatan ini menggunakan nilai Islam Rahmatan lil-Alamin, konsep Islam Wasathiyah, dan paradigma Maqasid al-Shari'ah khususnya Hifdz al-Aql untuk merekonstruksi argumen bahwa pendidikan perempuan adalah kewajiban teologis yang inklusif. Penelitian menyimpulkan bahwa program beasiswa ini merupakan instrumen soft power yang efektif karena mampu melakukan persuasi melalui kesamaan identitas keagamaan dibandingkan tekanan eksternal konvensional. Meskipun memberikan dampak nyata pada level individu, pengaruhnya terhadap perubahan kebijakan struktural di Afganistan bersifat jangka panjang karena adanya hambatan regulasi domestik rezim Taliban. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya diplomasi berbasis nilai keagamaan moderat sebagai pendekatan alternatif yang lebih efektif dibanding tekanan konvensional, sekaligus mendorong perlunya perluasan program beasiswa yang turut memperhatikan keberlanjutan dan keamanan para lulusan saat kembali ke wilayah konflik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, M. D. A., Nababan, F. A., Yusuf, M., & Abror, M. Y. Y. (2022). Peran Women’s International League for Peace and Freedom dalam Pemberdayaan Perempuan Afghanistan. Jurnal Transformasi Global Vol, 9(1). https://doi.org/10.21776/ub.jtg.009.01.5

Aman, A., & Satria, R. (2025). Religion and Public Diplomacy: The Role of Nahdlatul Ulama (NU) in Indonesia - Afghanistan Peace Agenda. Journal of Islamic World and Politics, 9(1).

Billah, R., Nurita, A., & Muhid, M. (2024). Larangan Pendidikan Formal bagi Kaum Perempuan di Afghanistan: Tinjauan Hadis al-Bukhari Nomor Indeks 7310 tentang Kesetaraan Gender. Al-Hasyimi-Jurnal Ilmu Hadis, 1(1), 45-70. https://doi.org/10.63398/jih.v1i1.6

DESVIANDO, R. T. (2025). STRATEGI UNESCO MEMPERTAHANKAN HAK AKSES PENDIDIKAN PEREMPUAN DI AFGHANISTAN PASCA TALIBAN KEMBALI BERKUASA PADA TAHUN 2021 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta). https://etd.umy.ac.id/id/eprint/56245/

Fajar, Rachman, A., & Halkis, M. (2023). Indonesia’s Role In Conflict Resolution In Afghanistan Through Soft Power. International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM), 5(2), 304–313. https://doi.org/10.47006/ijierm.v5i2.218

Kementerian Luar Negeri RI. (2023). Laporan Tahunan: Diplomasi Indonesia di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Terkait Isu Afganistan.

Lestari, D., & Putri, A. (2025). Peran Women’s International League For Peace And Freedom (WILPF) dalam Pemberdayaan Perempuan Afganistan. ResearchGate: Global Feminist Studies.

Marsudi, R. L. P. (2024). Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2024: Diplomasi Indonesia untuk Kemanusiaan dan Kesetaraan. Jakarta: Kemlu RI.

MD, A. R., Aulia, M., Abdulrab, N., Purwadi, Y., Fajar, M. D., & Ayunda, A. A. S. D. (2021). DIPLOMASI INDONESIA DALAM MEMPERKUAT KOMITMEN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK MENDUKUNG PROSES PERDAMAIAN Afganistan. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 16(2), 259–276. https://doi.org/10.26593/jihi.v16i2.4422.259-276

Nasution, N., & Prandana, T. (2025). MEWUJUDKAN ISLAM RAHMATAN LIL’ALAMIN.

Rachman, A., Aulia, M., Abdulrab, N., Purwadi, Y., Fajar, M. D., & Ayunda, A. D. (2020). Diplomasi Indonesia dalam Memperkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan untuk Mendukung Proses Perdamaian Afghanistan. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 16(2), 259-276. https://doi.org/10.26593/jihi.v16i2.4422.259-276

Salsabila, D. I. & Harmiyati (2023). Latar belakang berkuasanya kembali Taliban di Afghanistan pada tahun 2021. Jurnal Pena Wimaya, 3(2). https://doi.org/10.31315/jpw.v3i2.10218

Salsabila, S., & Rifai, M. (2025). Pengaruh Pemerintahan Taliban Terhadap Pencapaian Tujuan Sdgs 2030 Bagi Perempuan Di Afganistan. Jurnal Politikom Indonesiana, 10(1), 32-51. https://doi.org/10.35706/jpi.v10i1.13263

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). DASAR METODOLOGI PENELITIAN , Muhammad Ali Sodik (1 ed.). Yogyakarta: Literasi Media Publishing. Diambil dari https://books.google.co.id/books?id=QPhFDwAAQBAJ&printsec=frontcover&dq=metode+analisis+data+ebook+pdf&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwiO2uSVztLsAhVT9XMBHcoCAdcQ6AEwBHoECAIQAg#v=onepage&q&f=false

Sulistiara, W. R. (2024). Strategi Indonesia Dalam Membantu Pemenuhan Hak Pendidikan Tinggi Bagi Perempuan Afganistan Era Taliban. Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Syauqi, A. (2021). Soft Power Indonesia di Dunia Muslim melalui Pendidikan dan Kebudayaan. Jurnal Diplomasi dan Hubungan Internasional, 12(2).

UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA 1945. (2002).

UNESCO & UNICEF. (2025). Afghanistan Education Situation Report 2025. Laporan Situasi Pendidikan.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (2023, 12 Desember). Respon situasi politik Afganistan, Kemenlu berikan beasiswa untuk kuliah di Indonesia. https://www.umy.ac.id/respon-situasi-politik-Afganistan-kemenlu-berikan-beasiswa-untuk-kuliah-di-indonesia/#:~:text=Respon%20Situasi%20Politik%20Afganistan%2C%20Kemenlu,Untuk%20Kuliah%20di%20Indonesia%20%2D%20UMY

Wulandari, P., Suardi, A., Muhammad, A., & Iskhak, F. (2025). Islam dan Pendidikan: Islam sebagai Agama Rahmatan lil Alamin dan Pandangan Islam terhadap Pendidikan (Islam and Education: Islam as a Rahmatan lil Alamin Religion and Islamic Views on Education). http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Downloads

Published

2026-05-27